STORY | Lama Namun Tak Boleh Usang

21:32:00


"kena....kamu jaga"

"ihhh aku kan tadi gak nyentuh karetnya, tau"

"kamu marah yah sama aku?"

"kamu kok gak main sama dia lagi"

"kamu jahat, aku gamau temenan lagi sama kamu"

Perkataan yang kerap kali dilontarkan dari teman sepermainan yang belum mengerti arti bermain sesungguhnya.
Bahkan belum mengerti artinya salah.
Sering kali bertengkar dalam sebuah permainan namun akhirnya berbaikan dengan sendirinya tanpa paksaan saling memaafkan.
Semua hanyalah kenangan masa kecil yang tersimpan rapih di dalam memori.
Memang tak semudah itu melupakan kenangan kecil yang pernah terjadi.
Riset pun membuktikan sesuatu kenangan yang sulit dilupakan adalah kenangan kecil.

Bingkisan film foto yang tersusun rapi pada album kehidupan.
Kian membekas betapa menggemaskannya tingkah kecil dan masa lalu yang bahagia.
Tanpa teknologi yang canggih namun mampu membuat mainan sederhana nan menggesankan.
"CONGKLAK" namanya, Permainan yang bisa dimainkan antara dua orang saja untuk memperebutkan poin terbanyak didalamnya.
Adapula yang dapat mengisi jam istirahat disekolah "GALASIN" mampu menciptakan kerjasama antar tim untuk memperebutkan kekuasaan.
Tak lupuk dari itu "BEKEL" pun mampu mengisi kegiatan bagi anak perempuan kecil ketika menunggu adzan magrib sebelum berbuka puasa.
Hanya butuh kelihaian tangan untuk bisa memenangkannya.
Masih banyak permainan tradisional lainnya yang mudah kita ditemukan di sekolah, Toko kelonteng, ataupun pinggir jalan lainnya.

Tak hanya permainan tradisional saja beragam jajanan familiar pun kerap mudah kita dapatkan.
"RAMBUT NENEK" hampir takut untuk memakannya, namun sangat lezat disantap. Kumpulan gula-gula yang disisir bak rambut sungguhan serta tambahan susu coklat diatasnya yang menggiurkan.
"ES GOYANG" pelepas dahaga kala terik matahari yang kian menyengat. Tak luput juga ada"TELOR GULUNG" sebagai hidangan rutin yang tak boleh terlewatkan.
Begitu banyak Kenangan kecil yang kini sangat dirindukan. Rindu... rindu dan rindu yang hanya bisa disampaikan.

Ingin rasanya kembali pada masa kecil tanpa dosa tersebut. Tetap berbahagia meskipun bermain ditempat seadanya.
Kini tak ada tanah lapang untuk bisa bermain "GALASIN" dan juga "LAYANG-LAYANG" yang siap diterbangkan ke angkasa.
Tinggal-lah pagar beton yang dijaga oleh kawat kini tak bisa dimasuki kembali untuk arena bermain. Melainkan untuk lahan parkir penduduk pendatang.
Tak ada tanah merah lagi untuk melukis "TAPLAK" tempat bekreasi dahulu. Sebab kini hanya rata aspal panas yang tak bisa dipijak oleh telanjang kaki.
Begitu kehilangannya KAMI tak ada lagi tempat berbagi canda, tawa, suka, duka di tanah lapang masa kecil .
Kini hanya pemandangan susunan semen berpintu sajalah yang ada dihadapan kami.
Semua tak bisa dikembalikan, Lama namun tak boleh usang kian selalu terkenang di dalam hati.


Regards,

90`s kids (ME)


Ps: Hei 90`s Kids yuk mari kita mengenang masa kecil kita bersama permainan atau jajanan apa yang selalu jadi favorit atau berkesan bagi kalian?
Dan HS pun mau lihat cerita seru kalian tentang masa kecil kalian yah gaes! Terima kasih.

You Might Also Like

2 komentar

  1. Jujur ya kalau disuruh inget namanya aku kadang lupa. Cuman ada beberapa mainan lawas yg namanya sama di beberapa daerah kayak bekel.
    Kangen main mainan ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo kak Pipit
      Iya kak setiap daerah pasti punya namanya masing-masing sekarang saatnya bagaimana kita bisa melestarikan kembali untuk anak cucu kita nanti yah. Terima kasih sudah membaca

      Delete

KOMENNYA YAH KAKA! :)

Instagram

steller

Subscribe