STORY | Terima Kasih, Pernah Singgah di Hati

20:08:00


Berselimut pada pelukan yang berhasil membawa kehangatan di dinginnya malam yang pernah dilewati. Tanpa sadar kita terlalu larut melewatkannya. Melewatkan hal- hal yang biasa kemudian menjadi indah ketika bersama. Namun itu adalah masanya. Masa dimana kita pernah bersama-sama.
Kala ini hati seperti tidak karuan. Memandangi keramaian pada sudut kota namun merasa sepi. Teringat akan sedikit kisah tentangnya disana. Kupaksakan untuk mempercepat langkah kaki ini untuk segera melupakannya. Tak semudah itu rupanya sekalipun sudah berlari. Berlari bukan cara terbaik untuk mampu melupakannya. Sebab berlari hanya akan semakin mengingatkan kepadanya.
Berhenti sejenak lalu berpikir apa maksud hati ini. Sembari bertanya didalam hati Akankah ada yang disampaikan? Akankah ada yang perlu diselesaikan? Entahlah.
Anggapku ini semua sudah berakhir. Kita sudah tidak saling memiliki. Kita sudah tidak saling bersama. Bahkan kita sudah tidak lagi sepaham. Tak pandai untuk memainkan isi hati. Hingga hati berbicara pada diri ini.
"Hei kau sedang merindukannya"
"kau masih berbayang akan indahnya kisah bersamanya"
"ungkapkanlah jika kamu memang sedang merindu, merindu akan dirinya" begitulah ketika hati sedang berbicara tak bisa dihentikan.
Rindu itu sangat wajar. Setiap orang hampir selalu merindukan. Sekarang saatnya melihat dengan sudut pandang baru bahwa kerinduan itu ada masanya. Masa kita menjadi lebih komunikatif dengan mengucapkan permohonan maaf. Dan berterima kasih juga kepadanya.
Terima kasih kuucapkan kepada kau yang pernah singgah dihati.

Regards,
Me

You Might Also Like

0 komentar

KOMENNYA YAH KAKA! :)

Instagram

steller

Subscribe